Ahli Ingatkan Fatty Liver Bisa Sebabkan Hepatitis, Pengerasan Hati bahkan Kanker

Selamat datang Indochine-Autrement di Situs Kami!

JAKARTA – Perlemakan hati atau steatosis hati adalah penumpukan lemak berlebih di hati. Struktur abnormal ini biasanya ditemukan pada sel hati. Kondisi ini dapat mengganggu fungsi hati yang memproses makanan dan minuman serta menyaring zat berbahaya dari darah. Ahli Ingatkan Fatty Liver Bisa Sebabkan Hepatitis, Pengerasan Hati bahkan Kanker

Perlemakan hati diketahui meningkatkan risiko penyakit hepatitis atau peradangan pada hati. Jika perlemakan hati tidak segera diobati, penyakit ini berpotensi berkembang menjadi hepatitis atau kanker hati seiring berjalannya waktu. Jadi Biang Kerok Banyak Penyakit, Kok Zaidul Akbar Larang Musuhi Garam?

“Fatty liver bernasib sama dengan penyakit liver lainnya, seperti hepatitis yang berujung pada sirosis, pengerasan hati, dan kanker. Kasus hepatitis menurun, sehingga banyak mengendalikan perlemakan hati. Ini terbukti di antara pasien. A sejumlah besar pasien yang telah dioperasi karena kanker hati di Amerika telah menerima transplantasi hati.” Kasusnya disebabkan oleh perlemakan hati,” kata dr Irsan Hasan, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hati dan Pencernaan, Sp.PD-KGEH dalam program TvOne Healthy.Live, Selasa 2 Januari 2024.

Irsan mengungkapkan, jika seseorang terdiagnosis perlemakan hati, sebaiknya segera menjalani pengobatan. Irsan mengungkapkan, pengobatan perlemakan hati relatif murah, yakni melalui perubahan gaya hidup.

“Pengobatannya murah tapi tidak banyak manfaatnya. Ini bukan obat pertama untuk menurunkan berat badan,” jelasnya.

Sementara itu, Irsan sendiri mengungkapkan pentingnya masyarakat mewaspadai penyakit hati berlemak. Salah satu caranya adalah dengan melakukan pemeriksaan USG, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat obesitas, diabetes, dan sakit perut.

“Ketika Anda mencurigai pola makan yang baik ada hubungannya dengan obesitas, diabetes mulai berkembang, hati-hati apakah Anda memiliki perlemakan hati atau tidak. USG, hanya darah, dan tidak terdeteksi adanya perlemakan hati,” jelas Irsan.

Pemeriksaan perlemakan hati atau perlemakan hati sebaiknya dilakukan dengan USG. Sebab, kata dia, gejala atau ciri-ciri perlemakan hati tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Ahli Ingatkan Fatty Liver Bisa Sebabkan Hepatitis, Pengerasan Hati bahkan Kanker

“Segala sesuatu yang berhubungan dengan hati tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Baru muncul pada stadium lanjut, kapan saya tahu mata saya kuning atau perlemakan hati? Ini sudah terlambat. Kalau saya punya perlemakan hati, muntah darahnya tertunda, ujarnya. Terpopuler: Dilema Pernikahan Dipaksa Orang Tua Bercerai, Kebiasaan Malam Mempengaruhi Gaya Hidup Diabetes Indochine-Autrement, Senin 29 Januari 2024 memiliki lima artikel terpopuler dengan jumlah pembaca terbanyak. 5 artikel ini berhasil mencuri perhatian Indochine-Autrement pada 30 Januari 2024