Alasan Protein Nabati Tak Dianjurkankan untuk Bayi

Selamat datang Indochine-Autrement di Portal Ini!

Indochine-Autrement, Batavia – Dokter spesialis anak, konsultan nutrisi dan penyakit metabolik Meta Hanindita menjelaskan alasan protein nabati tidak dianjurkan untuk anak. Hal ini karena makanan nabati mengandung nutrisi. Alasan Protein Nabati Tak Dianjurkankan untuk Bayi

Antinutrisi itu ada jenisnya. Misalnya ada serat, polifenol, dan sebagainya. Antinutrisi bisa menghambat penyerapan berbagai nutrisi penting pada anak, ujarnya, Jumat, 26 Januari 2024.

Tujuannya pun dihimbau agar para orang tua tidak terlalu banyak memberikan protein nabati sebagai makanan pendamping ASI (MPASI) khususnya pada anak usia 6-23 bulan agar tumbuh kembang anak tidak berkurang dan terhambat. penyebab yang menyengat Namun ia menganjurkan protein hewani pada makanan anak, karena mengandung asam amino esensial yang berguna untuk tumbuh kembang anak.

Selain itu, kombinasi protein hewani dan nabati, yang tidak melebihi bagian protein planet ini, memungkinkan hewan tersebut memiliki ukuran perut bayi yang kecil pada saat itu. Viral Video Ibu Hamil Merokok di Sekitar Anak-anak, Dokter Ungkap Bahayanya untuk Janin

“Berbagai penelitian yang ada menunjukkan bahwa bayi yang mengalami stunting memiliki kadar asam amino esensial yang lebih rendah dibandingkan bayi yang tidak mengalami stunting,” ujarnya. Sumber asam amino esensial protein hewani terlengkap, terlengkap, dan berkualitas tinggi.

Berbagai Jenis Protein Hewani Meta mengatakan, berbagai jenis protein hewani yang dapat dikonsumsi anak usia 6-23 bulan antara lain daging unggas dan hewan buruan, daging dan hati kambing, daging sapi dan otak, telur dan ikan. Ia menjelaskan, berbagai jenis ikan yang lembut seperti biawak, nila, atau lele, tidak perlu menjadikan ikan salmon sebagai ikan mahal yang terkenal dengan kandungan ikannya yang sangat baik.

Sementara itu, Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan, Fair Daisy mengatakan rendahnya asupan protein hewani dapat menyebabkan stunting pada anak.

“Dari penelitian terhadap 130.000 anak usia 6-23 bulan di 49 negara, ditemukan anak menjadi bodoh karena asupan makanan murni sumber protein hewani,” ujarnya.

Primula juga perlu memperhatikan bahwa kebutuhan protein anak usia 6-23 bulan dapat diintervensi dengan MPASI karena ASI tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi anak.

Pilihan Editor: Pola makan nabati dapat mencegah penyakit kardiovaskular, namun tidak dianjurkan untuk orang lanjut usia

Penting untuk memahami apa yang bodoh dan apa yang harus dicegah. karena hal ini berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak. Penjelasannya adalah sebagai berikut. Baca selengkapnya

Ada 10 langkah yang harus dilakukan ibu untuk memastikan bayinya mendapat nutrisi yang cukup dan seimbang agar bisa tumbuh dengan baik dan sehat. Baca selengkapnya

IDAI menilai upaya mencegah kebodohan dengan memberikan makan gratis kepada anak-anak tidak efektif. Baca selengkapnya

Ketua PP IDAI mengatakan upaya mencegah kebodohan dengan memberikan makan siang kepada anak-anak tidak efektif, menyikapi perdebatan isu presiden. Baca selengkapnya

Saat debat capres, isu kesehatan muncul akibat stunting, malnutrisi, sakit parah, dan anemia. Artinya: baca lebih lanjut

Ganjar menemukan bahwa pernikahan dini dapat mempengaruhi perkembangan penyakit stuting. Mengapa pernikahan dini bermasalah? Baca selengkapnya Alasan Protein Nabati Tak Dianjurkankan untuk Bayi

Prabowo memiliki rencana yang disebut Strategi Transformasi Nasional, yang mencakup pemberian makan kepada seluruh anak Indonesia. Baca selengkapnya

Ganjar Pranovo tidak setuju dengan program makan siang yang digagas Prabowo Subianto yang melarang kelaparan. Menurut Ganjar, seharusnya begitu. Baca selengkapnya

Gyanjar Pranovo dan Prabowo Subianto saling adu mulut soal asupan makanan, sembari berdiskusi soal soal setrum. Baca selengkapnya

Calon presiden nomor urut 3 Gyanjar Pranovo mengaku tidak setuju dengan program makan siang gratis yang diusung calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto. Baca selengkapnya